Sukabumi (Dialoguejakarta.com) – Peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-109 bukan sekadar seremoni tahunan. Melalui kolaborasi lintas daerah yang melibatkan Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Jakarta Selatan, PD ‘Aisyiyah Kabupaten Sukabumi dan PCM Palabuhanratu,, momentum milad kali ini menjelma menjadi gerakan sosial yang memperkuat ukhuwah, kepedulian, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 29–30 Mei 2026 di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghadirkan beragam program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari penyembelihan hewan qurban, bakti sosial, pembagian bantuan, hingga tour dakwah yang melibatkan kader dan pengurus ‘Aisyiyah dari berbagai daerah.
Ketua PDA Kabupaten Sukabumi, Yuni Sri Wahyuni, memberikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi yang digagas PDA Jakarta Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus hidup dan berkembang di lingkungan ‘Aisyiyah.
“Kolaborasi seperti ini sangat baik untuk memperkuat semangat kemanusiaan, kepedulian sosial, sekaligus memperluas jangkauan dakwah ‘Aisyiyah kepada masyarakat,” ujarnya.
Yuni menilai Palabuhanratu menjadi lokasi yang tepat untuk penyelenggaraan kegiatan karena berada di kawasan pesisir selatan Sukabumi yang memiliki dinamika sosial yang beragam dan membutuhkan penguatan program-program dakwah sosial yang berkelanjutan.

Ia berharap sinergi antara PDA Jakarta Selatan dan PDA Kabupaten Sukabumi tidak berhenti pada peringatan milad semata, tetapi terus berkembang dalam berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga dinilai memberi dampak positif bagi penguatan organisasi. Kehadiran berbagai unsur masyarakat, tokoh persyarikatan, akademisi, hingga alumni perguruan tinggi Muhammadiyah menunjukkan besarnya dukungan terhadap gerakan dakwah dan sosial yang dijalankan ‘Aisyiyah.
Dalam kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) turut ambil bagian sebagai mitra strategis yang selama ini aktif mendukung berbagai program PDA Kabupaten Sukabumi. Keterlibatan UMMI menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.
Sebagian besar jajaran pimpinan PDA Kabupaten Sukabumi diketahui juga berkiprah sebagai dosen di UMMI. Karena itu, hubungan keduanya telah terjalin erat melalui berbagai kegiatan penelitian, pengembangan organisasi, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Tak hanya memperkuat kolaborasi kelembagaan, Milad ‘Aisyiyah ke-109 juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Selain penyembelihan dan distribusi daging qurban, panitia turut menyalurkan paket sembako, pakaian layak pakai, Al-Qur’an, perlengkapan salat, serta berbagai bantuan sosial lainnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan wakaf tunai untuk mendukung pengembangan amal usaha ‘Aisyiyah di Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan tampak begitu terasa. Para pengurus, kader, panitia, hingga masyarakat sekitar bahu-membahu menyukseskan seluruh rangkaian acara yang berlangsung hangat dan penuh makna.
Melalui kolaborasi ini, ‘Aisyiyah menegaskan bahwa peringatan milad bukan hanya tentang mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga momentum memperkuat peran sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara PDA Jakarta Selatan, PDA Kabupaten Sukabumi dan PCM Palabuhanratu diharapkan terus berkembang demi menghadirkan lebih banyak manfaat bagi umat dan masyarakat luas. (Afit)






















Komentar