Jakarta, Dialoguejakarta.com – Gelaran Sirkuit Nasional 3×3 Piala Menpora kategori KU-16 Putra dan Putri yang berlangsung di halaman Kantor Kemenpora pada Sabtu (19/10) mencapai puncaknya dengan pertandingan final yang sangat sengit.
Di kategori putra, tim M2 Blue Medan berhasil meraih gelar juara setelah menaklukkan Dulukala Riau dengan skor ketat 12-9. Kedua tim menampilkan permainan yang penuh semangat dan aksi memukau, mempertontonkan ketegangan hingga menit-menit akhir. M2 Blue Medan akhirnya mampu unggul dan membawa pulang trofi juara pertama, sementara Dulukala Riau harus puas di posisi kedua.
Pelatih M2 Blue Medan, Jenny, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut.
“Kami sangat bersyukur anak-anak bisa menjuarai Sirkuit Nasional 3×3 Piala Menpora. Terima kasih kepada Kemenpora yang telah mengadakan acara ini, sehingga anak-anak dari daerah bisa menunjukkan potensinya,” ungkap Jenny dalam keterangan tertulis.
Jenny juga menekankan pentingnya kompetisi ini untuk diadakan secara rutin, setidaknya sekali setahun, demi memotivasi atlet muda dari daerah.
Di kategori putri, Warriors Jakarta tampil cemerlang dengan mengalahkan Tenaga Baru “A” Riau dengan skor telak 15-5. Pertandingan ini menyuguhkan aksi penuh semangat dari pemain-pemain muda yang menunjukkan keinginan kuat untuk meraih prestasi. Meskipun Tenaga Baru “A” Riau berupaya memberikan perlawanan, Warriors Jakarta tampil dominan sepanjang laga.
Kapten tim Warriors Jakarta, Asyila, mengungkapkan kebahagiaannya. “Pastinya senang banget karena lawan-lawan dari daerah juga sangat tangguh. Kami berhasil menambah pengalaman dan membawa pulang kemenangan,” katanya.
Asyila juga berharap acara seperti ini bisa lebih memajukan basket, khususnya kategori 3×3 di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kompetisi ini sangat penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda berbakat.
“Ajang seperti ini harus diadakan setiap tahun karena banyak bakat yang perlu digali,” tuturnya.
Sirkuit Nasional 3×3 Piala Menpora diharapkan terus menjadi wadah untuk mengembangkan potensi pemain muda dari berbagai daerah di Indonesia, menciptakan generasi baru yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*/fit)























Komentar