Demo di Mabes Polri, Aktivis GANN Minta Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Obat Terlarang di Tanah Abang

DialogHukrim27 Dilihat

Jakarta (Dialoguejakarta.com) – Aktivis Generasi Anti Narkoba dan Narkotika (GANN) menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Jumat (22/5/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada aparat kepolisian agar segera menyelidiki dugaan peredaran narkoba yang disebut meresahkan masyarakat di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam aksi tersebut, massa meminta Mabes Polri dan Polda Metro Jaya turun langsung melakukan penelusuran serta penindakan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika di sekitar kawasan Gedung Ijo (GI), tepatnya di Jalan Jati Baru Raya dan Jalan KH Mas Mansyur.

Desakan itu muncul setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan di sekitar rel kereta api kawasan tersebut. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sejumlah orang datang secara bergantian dan melakukan interaksi singkat yang diduga sebagai transaksi narkotika jenis sabu.

Ketua GANN, Jefrin, dalam orasinya menegaskan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum tidak tinggal diam terhadap dugaan aktivitas peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Kami meminta Mabes Polri segera menindaklanjuti dugaan peredaran narkoba di kawasan Tanah Abang. Jangan sampai wilayah ibu kota menjadi tempat peredaran barang terlarang yang merusak generasi muda,” ujar Jefrin di sela aksi.

Menurutnya, lokasi di sekitar rel kereta api dengan bangunan semi permanen diduga dimanfaatkan sebagai titik transaksi karena dianggap minim pengawasan. Para terduga pelaku disebut menjalankan aktivitas secara cepat dan terorganisir guna menghindari perhatian warga maupun aparat.

Selain meminta penindakan terhadap dugaan jaringan narkoba, massa aksi juga mendesak Mabes Polri dan Polda Metro Jaya melakukan evaluasi terhadap penanganan peredaran narkotika di wilayah Jakarta Pusat.

Sejumlah warga sekitar sebelumnya juga menyebut kawasan tersebut kerap dikaitkan dengan dugaan aktivitas peredaran narkoba. Bahkan, sempat beredar informasi mengenai insiden seorang pria yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika tertabrak kereta api di lokasi yang sama pada akhir 2025 hingga awal 2026.

Hingga aksi berlangsung, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait video viral tersebut maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Aksi di depan Mabes Polri itu disebut sebagai bentuk dorongan publik agar aparat segera melakukan penyelidikan menyeluruh serta mengambil langkah tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di kawasan Tanah Abang dan sekitarnya. (*/Afit)

Komentar