Wagub Banten Dimyati Sampaikan Pelaksanaan Program Sekolah Gratis ke Kepala Staf Kepresidenan

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman. Laporan tersebut disampaikan Dimyati dalam sambutannya pada Kunjungan Kerja KSP dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang, Senin (21/7/2026).

Banten4 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman. Laporan tersebut disampaikan Dimyati dalam sambutannya pada Kunjungan Kerja KSP dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang, Senin (21/7/2026).

Kepada Dudung, Dimyati memaparkan kewajiban pemerintah dan orang tua kepada anak. Menurut Dimyati anak perlu mendapatkan pendidikan yang adil dan merata. Semua anak Indonesia, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

“Maka, di Banten ini ada sekolah gratis untuk tingkat SMA, SMK dan SKh swasta,” kata Dimyati.

Sementara, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrahman sempat berdialog dengan beberapa anak binaan LPKA. Selain berdialog dengan anak binaan LPKA Kota Tangerang, Dudung juga berdialog dengan anak-anak binaan LPKA Palembang dan Jawa Tengah. Kepada anak-anak binaan, Dudung berpesan agar memanfaatkan waktu selama masa pembinaan dengan baik.

“Belajar, bekerja keras, dan berdoa dengan sebaik-baiknya di sini. Tinggalkan kebiasaan jelek pada masa lalu. Jangan terpengaruh hal-hal yang jelek dari lingkungan,” katanya.

“Kita di sini merayakan bersama-sama Hari Anak Nasional. Kalian jangan putus asa,” ujarnya menambahkan.

Masa lalu, tutur Dudung, biarlah berlalu. Anak-anak dilakukan pembinaan di LPKA supaya tidak terjerumus ke jurang yang makin dalam.

“Songsong masa depan dengan baik,” katanya.

Sementara dalam kesempatan terpisah, Dimyati berdialog dengan Andri (16 tahun, bukan nama sebenarnya), anak binaan asal Kabupaten Tangerang. Andri merupakan pelaku tindak kekerasan terhadap sesamanya. Kepada Andri, Wagub Dimyati berpesan agar tidak mengulangi perbuatannya setelah kembali kepada keluarga.

“Bangun masa depan. Belajar dengan baik,” katanya.

Perayaan Hari Anak Nasional 2026 di LPKA Kota Tangerang dimeriahkan dengan penampilan seni anak-anak binaan. Salah satu atraksi seni angklung berkolaborasi dengan band anak-anak binaan mengiringi vokal Dudung Abdurrahman yang membawakan lagu Ayo Ngopi ciptaannya. Setelah itu, anak-anak binaan menyuguhkan lagu Jangan Menyerah dari D’Masiv.

Di lokasi, Fikri (17 tahun, bukan nama sebenarnya) mengaku senang dengan adanya perayaan Hari Anak Nasional di LPKA Kota Tangerang, terlebih karena dikunjungi banyak orang, Fikri mengaku senang karena bisa bertemu langsung dengan pejabat dan orang-orang sukses lainnya.

“Saya terinspirasi untuk maju. Dan saya akan turut atas seluruh nasihat para bapak-bapak tadi,” ujarnya.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dipusatkan di LPKA Kelas I Kota Tangerang juga diikuti LPKA di seluruh Indonesia secara daring. Hadir juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono. (*/Yudhi).

Komentar