Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Wagub Dimyati Ajak Peserta Junjung Sportivitas

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-46 yang digelar di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Kota Serang, Senin (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan tertib, serta memberikan apresiasi kepada para peserta yang tengah bertanding.

Banten4 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com -:Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-46 yang digelar di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Kota Serang, Senin (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan tertib, serta memberikan apresiasi kepada para peserta yang tengah bertanding.

“Catur adalah olahraga yang melatih fokus, strategi, dan sportivitas. Kami bangga Banten menjadi tuan rumah dan memfasilitasi di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin,” ujarnya.

Dimyati mengapresiasi tingginya semangat peserta serta kesiapan panitia dalam menyelenggarakan kejuaraan nasional tersebut. Pada kesempatan tersebut, ia juga mencoba bermain catur sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta. Termasuk memberikan semangat ke peserta kategori anak dengan sapaan hangat.

Dimyati menilai, untuk mengikuti kejuaraan ini diperlukan proses panjang dan perjuangan yang tidak mudah. Oleh karena itu, ia mengimbau agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas.

“Bermain dengan adil dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Wasit Agus Subandrijo mengatakan, Kejurnas tahun ini diikuti sebanyak 964 pecatur dari 30 provinsi se-Indonesia. Rinciannya terdiri dari 664 pecatur putra dan 300 pecatur putri, termasuk kontingen dari Papua dan Papua Barat serta berbagai provinsi lainnya.

Setiap hari dipertandingkan dua babak, kecuali pada hari terakhir dengan hanya satu babak. Sehingga total ada 9 babak dengan waktu pikir 90 menit plus 30 detik increment.

Kejurnas ini juga mempertandingkan 17 kategori, meliputi kelompok veteran, senior putra, senior putri, serta kelompok umur putra dan putri untuk usia 19, 17, 15, 13, 11, 9, dan 7 tahun.

Salah satu peserta termuda pada kejuaraan ini adalah Salom, pecatur berusia 7 tahun dari Kalimantan Tengah yang turun di kategori kelompok umur 7 tahun. Ia mewakili Provinsi Kalimantan Tengah di tingkat nasional. Salom mengaku sangat senang dan mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ia juga merasa bangga dapat mewakili provinsinya pada Kejurnas Catur 2026.

“Menang 3 kali tadi, nanti akan tanding lagi,” ujarnya. (*)

Komentar