Gubernur Andra Soni Dorong IGIC 2026 Perkuat Diplomasi Perdamaian Dunia

Gubernur Banten Andra Soni berharap kegiatan International Grand Imams Conference (IGIC) yang akan dilaksanakan pada tanggal 25–30 September 2026 di Jakarta dan Palembang dapat menghasilkan keputusan yang dapat mendamaikan dunia. Apalagi, saat ini kondisi geopolitik tengah dihadapkan pada perang di beberapa negara.

Banten29 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Gubernur Banten Andra Soni berharap kegiatan International Grand Imams Conference (IGIC) yang akan dilaksanakan pada tanggal 25–30 September 2026 di Jakarta dan Palembang dapat menghasilkan keputusan yang dapat mendamaikan dunia. Apalagi, saat ini kondisi geopolitik tengah dihadapkan pada perang di beberapa negara.

Hal itu dikatakan Andra Soni saat menghadiri rangkaian kegiatan IGIC yang dilaksanakan di Masjid Baitul Mukhtar, BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026). Kegiatan itu meliputi MTQ Imam Masjid se-Provinsi Banten dan pengukuhan Pengurus Wilayah dan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Andra Soni mengungkapkan, forum IGIC ini mempunyai peranan strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Islam yang menjadi rahmat bagi semua. Islam membawa pesan sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi masa depan dunia.

“Eskalasi geopolitik dunia yang semakin tinggi akibat perang antarnegara, polarisasi sosial yang begitu tinggi, perubahan iklim sampai degradasi moral menjadi tantangan yang memerlukan solusi lintas sektor, lintas bangsa serta pendekatan agama,” katanya.

Ia menilai, dalam kondisi seperti itu, dunia membutuhkan lebih banyak ruang dialog, membutuhkan lebih banyak tokoh yang menyerukan kasih sayang, dan membutuhkan lebih banyak imam yang menjadi teladan persatuan.

Maka dari itu, Andra Soni sangat menyambut baik pelaksanaan IGIC 2026 sebagai salah satu jalan menuju perdamaian dunia melalui diplomasi keagamaan dari masjid ke masjid.

“Masjid menjadi pusat pendidikan, pelayanan sosial, pusat ekonomi, dan dari masjid pula lahir pemimpin-pemimpin hebat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, melalui IGIC yang diikuti oleh para ulama dunia itu, dirinya berkomitmen untuk memperkuat diplomasi perdamaian atas segala konflik yang terjadi. Kendatipun upaya itu sudah dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional, namun sampai saat ini belum menemukan titik temu.

“Makanya kita akan coba melalui pendekatan agama, pendekatan spiritual,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Nasaruddin, yang merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal dan juga Ketua Umum IPIM, menyambut baik pelaksanaan MTQ yang dikhususkan bagi imam-imam masjid di Provinsi Banten. Menurutnya, kegiatan itu merupakan terobosan baru dan patut diadopsi oleh daerah lainnya agar kefasihan membaca Al-Qur’an para imam masjid bisa terasah dengan baik.

“Saya juga kaget, ternyata peserta yang mendaftar begitu banyak, sudah lebih dari 200 orang. Ini artinya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan seperti ini begitu tinggi,” ujarnya. (*)

(Biro Administrasi Pimpinan
Setda Provinsi Banten)

Komentar