Jazuli Juwaini Tegaskan Komitmen Transformasi Mathla’ul Anwar, Dari Umat Untuk Bangsa

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr KH Jazuli Juwaini MA menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk meningkatkan peran dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial serta pembangunan bangsa.

DialogNews65 Dilihat

(Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr. KH Jazuli Juwaini (kanan) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) usai pelantikan PBMA masa bakti 2026 – 2031 di Gedung Pakuan, Bandung, 20 Juni 2026 (Foto: PBMA/Aat SS)

BANDUNG, dialoguejakarta.com – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr KH Jazuli Juwaini MA menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk meningkatkan peran dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial serta pembangunan bangsa.

Pernyataan itu dikemukakan Jazuli pada Pelantikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Masa Khidmat 2026 – 2031 yang berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (20/6).

Acara itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saiful Bahri, Bupati Bandung Dadang Supriatna serta seluruh Pimpinan dan Pengurus PBMA dan Muslimat MA.

Jazuli lebih lanjut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat beserta jajaran, serta Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Rapat Kerja dan Pelantikan Pengurus PBMA di Gedung Pakuan.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan telah menyatakan kesediaannya untuk mengemban amanah organisasi.

Menurut dia, ikrar yang diucapkan dalam prosesi pelantikan bukanlah sekadar seremoni, melainkan tekad dan komitmen kuat dalam menjalankan amanah perjuangan kepada Allah SWT serta kepada organisasi, umat, dan bangsa.

“Ketahuilah, sesungguhnya ikrar yang kita bacakan tadi bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan komitmen dan tekad yang kuat terhadap amanah perjuangan kepada Allah, organisasi, umat, dan bangsa,” tegasnya.

Meneguhkan Jati Diri

Dalam pidatonya, Ketua Umum PBMA juga menegaskan pentingnya meneguhkan jati diri Mathla’ul Anwar sebagai organisasi Islam yang sejak berdirinya di Pandeglang Banten pada 1916 konsisten menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta mengemban tiga risalah utama organisasi, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial.

Di bidang pendidikan, Mathla’ul Anwar terus berupaya mencerdaskan masyarakat serta melahirkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan memiliki daya saing pada tingkat nasional, regional, maupun global.

Dalam bidang dakwah, Mathla’ul Anwar berkomitmen menyebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin yang menghadirkan kedamaian, kesejukan, ketenangan, dan kemuliaan bagi umat. Dakwah dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana, dan penuhu kearifan, serta melalui nasihat yang baik.

Sementara dalam bidang sosial, Mathla’ul Anwar sejak awal berdirinya telah menanamkan nilai kepekaan dan kepedulian sosial, menghormati pranata-pranata sosial yang berkembang di masyarakat, serta menjadikan budaya sebagai sarana komunikasi dan penguatan hubungan sosial.

Menjaga Persatuan

Ketua Umum PBMA juga menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga persatuan umat, kemanusiaan, dan kebangsaan melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah. Persatuan menjadi modal penting untuk mewujudkan umat yang bermartabat serta negara yang kuat dan berwibawa.

Selain itu iMathla’ul Anwar menegaskan dukungannya terhadap pembangunan nasional di berbagai bidang dan siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah serta seluruh komponen bangsa demi kemajuan Indonesia.

Prioritas Transformasi, Naik Level

Pada masa khidmat 2026 – 2031, PBMA akan memfokuskan diri pada sejumlah agenda transformasi strategis, antara lain, pertama, transformasi tata kelola organisasi agar lebih profesional, modern, dan akuntabel. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan di seluruh lembaga pendidikan Mathla’ul Anwar.

Ketiga, penguatan sistem kaderisasi untuk melahirkan kader-kader yang siap menjadi pemimpin di berbagai level dan bidang kehidupan. Keempat, pengokohan eksistensi dan kontribusi Mathla’ul Anwar dalam pembangunan umat, bangsa, dan negara.

Menutup sambutannya, Ketua Umum PBMA mengajak seluruh jajaran pengurus untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjaga semangat kebersamaan, serta menjadikan kepengurusan baru sebagai momentum memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Mari kita jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta untuk memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat,” katanya. (Aat SS)

Komentar