BANTEN dialoguejakarta.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk peduli terhadap persoalan sampah demi mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menindaklanjuti dengan Gerakan Banten ASRI yang semula dilaksanakan setiap Jumat, kini digelar setiap hari Rabu.
“Alhamdulillah, hari ini bersama Pemkot Serang dalam kegiatan rutin korve Banten ASRI setiap hari Rabu. Namun hari ini lebih spesial karena sekaligus dalam rangka Hari Air Sedunia,” ucap Andra Soni di Tamansari, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Rabu (13/5/2026).
“Air merupakan sumber kehidupan. Harus kita jaga,” katanya.
Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang secara konsisten melaksanakan korve Gerakan Banten ASRI. Gerakan yang semula dilaksanakan setiap hari Jumat, dialihkan ke hari Rabu karena pegawai melaksanakan work from home (WFH) pada hari Jumat.
“Gerakan ASRI ini jangan dihentikan. Jiwa masyarakat Indonesia adalah gotong royong, mari kita bersama-sama untuk membuang sampah pada tempatnya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni mengatakan, dirinya bersama Pemkab Serang, Pemkot Serang, Pemkot Cilegon telah menandatangani Perjanjian Kesepakatan Bersama Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya. Penandatanganan ini sebagai bagian percepatan penanganan sampah dalam program Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik dan Indah).
“Namun, sebelumnya kita harus membiasakan diri memilah sampah dari rumah tangga sampai hulu. Sehingga memudahkan proses di pembangkit listrik tenaga sampah,” tambahnya.
Menurut Andra Soni, urusan sampah bukan hanya urusan masyarakat, namun juga menjadi urusan gubernur, termasuk urusan pemerintah kabupaten dan kota. Masalah ini harus diselesaikan dengan cara gotong royong agar tidak menimbulkan masalah besar di kemudian hari.
“Saya berharap korve berikutnya juga melibatkan anak-anak sekolah meski sekali waktu. Kantor-kantor instansi vertikal juga dilibatkan. Demikian juga kelompok-kelompok masyarakat. Sehingga muncul kesadaran bersama bahwa kebersihan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arlan Marzan mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi seluruh pihak terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan diikuti sekitar 1.100 peserta yang terdiri dari perangkat daerah Provinsi Banten, Kota Serang, dan Kabupaten Serang, Badan Usaha Milik Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat sekitar. (*/Yudhi).





























Komentar