Bangun Sinergi dengan Pemprov DKI, Harakah Bakomubin DKI Siapkan Program Keumatan

DialogNews42 Dilihat

Jakarta (Dialoguejakarta.com) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Harakah Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Harakah Bakomubin) DKI Jakarta melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPW Harakah Bakomubin DKI Jakarta Dr. H. Nur Raihan, didampingi Sekretaris H.M. Natsir AS, SH., M.Kom, Wakil Sekretaris Budiarto, Bidang Dakwah dan Pendidikan Drs. M. Djamal Yusuf, serta jajaran pengurus lainnya.

Dari pihak Pemprov DKI Jakarta, audiensi diterima oleh H.M. Mukhlis, M.Si selaku Sub Koordinator Lembaga Mental Spiritual Biro Dikmental Setda Provinsi DKI Jakarta beserta staf, didampingi H.M. Jazuli selaku Sub Kelompok Ormas Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta beserta staf, serta perwakilan dari Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) Provinsi DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Raihan memperkenalkan jajaran pengurus DPW Harakah Bakomubin DKI Jakarta yang baru dilantik pada 15 November 2025 di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat.

Ia juga memaparkan kondisi organisasi, termasuk kronologis adanya dua kepengurusan hingga penambahan kata “Harakah” dalam nama organisasi.

“Penambahan kata ‘Harakah’ merupakan saran dari Pak Yusril Ihza Mahendra selaku Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, saat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Harakah Bakomubin beraudiensi dengan beliau,” ungkap Nur Raihan.

Selain itu, Nur Raihan menyampaikan bahwa DPW Harakah Bakomubin DKI Jakarta telah menyelenggarakan Rakerwil di Serang pada 17–18 Januari 2026. Dalam forum tersebut telah disusun berbagai program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang, termasuk kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan.

Ia menambahkan, selain program dakwah dan keumatan, pihaknya juga aktif menggelar kegiatan sosial seperti santunan anak yatim serta berbagai pelatihan.

“Melalui audiensi dan silaturahmi ini, kami ingin bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta. Kami berharap ada kerja sama yang bisa ditindaklanjuti untuk mengajak umat kepada kebaikan,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Nur Raihan, kepengurusan Harakah Bakomubin di DKI Jakarta telah terbentuk di seluruh wilayah tingkat kota, kecuali Kepulauan Seribu, dan tengah menunggu proses pelantikan di masing-masing wilayah.

Menanggapi hal tersebut, H.M. Mukhlis menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keberadaan Harakah Bakomubin DKI Jakarta.

“Kami memahami dinamika organisasi yang ada. Kami menyambut baik keberadaan Harakah Bakomubin DKI Jakarta dan siap mendukung. Program kegiatan juga dapat disinergikan dengan dukungan dari Bazis DKI Jakarta,” ungkapnya.

Mukhlis juga menyarankan agar Harakah Bakomubin segera melaporkan keberadaan organisasinya melalui Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta serta berkirim surat ke masing-masing wali kota sebagai bentuk pemberitahuan resmi.

Sementara itu, M. Jazuli menegaskan bahwa dinamika yang dialami Harakah Bakomubin merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

Ia menyatakan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta sangat terbuka dan menyambut baik kehadiran Harakah Bakomubin, serta mendorong agar organisasi tersebut segera melaporkan keberadaannya.

“Amanat undang-undang, setiap ormas wajib melaporkan keberadaannya. Jika sudah melapor, maka akan difasilitasi oleh Pemprov DKI Jakarta, baik dalam bentuk pembinaan internal maupun eksternal. Bahkan, pengurus yang terdiri dari tokoh dan ulama berpotensi menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan,” jelas Jazuli.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap ormas bersifat preventif, untuk memastikan organisasi berjalan sesuai dengan dasar negara dan UUD 1945 melalui pemantauan, evaluasi dokumen, serta pembinaan.

Selain itu, Jazuli menjelaskan bahwa proses pelaporan ormas ke Kesbangpol cukup mudah, yakni dengan mengirimkan surat, melampirkan dokumen AHU, serta susunan kepengurusan sebagai bagian dari tertib administrasi.

“Berdasarkan data, terdapat sekitar 39 ribu ormas di DKI Jakarta, namun yang melaporkan keberadaannya baru sekitar 80 ormas. Kami menyambut baik audiensi ini, ke depan diharapkan dapat terjalin sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat,” pungkasnya. (*/Afit)

Adv Banner

Komentar