CIPTAKAN SITUASI DAMAI, KELUARGA BESAR DISLITBANGAL LAKSANAKAN DOA BERSAMA

Dalam rangka menciptakan situasi damai di tengah-tengah masyarakat, Keluarga Besar Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) beserta UPT Dislitbangal melaksanakan doa bersama sebagai bentuk menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan bangsa. Dislitbangal melaksanakan doa bersama bertempat di Masjid Al Hijrah Dislitbangal, Pondok Labu, Jakarta Selatan, sementara personel Labinsen melaksanakan doa bersama di Masjid Nur Taufiq Labinsen, Bangkalan Madura. Senin, (01/09/2025).

DialogNews316 Dilihat

JAKARTA, dialoguejakarta.com – Dalam rangka menciptakan situasi damai di tengah-tengah masyarakat, Keluarga Besar Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) beserta UPT Dislitbangal melaksanakan doa bersama sebagai bentuk menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan bangsa. Dislitbangal melaksanakan doa bersama bertempat di Masjid Al Hijrah Dislitbangal, Pondok Labu, Jakarta Selatan, sementara personel Labinsen melaksanakan doa bersama di Masjid Nur Taufiq Labinsen, Bangkalan Madura. Senin, (01/09/2025).

Kegiatan yang diawali dengan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Al Hijrah Dislitbangal ini, dipimpin oleh Ustadz Nur Syamsi dan doa bersama dipimpin oleh Peltu Jono di Masjid Al Hijrah. Kadislitbangal Laksma TNI Mulyatna, S.T., dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, “Pelaksanaan doa bersama ini tentunya kita semua berharap, agar Indonesia bangkit dan jangan mudah terprovokasi, serta jangan mudah terpecah belah, marilah bersatu bangsaku.”

“Intinya kita gotong royong berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa sesuai agama masing -masing. Nilai-nilai luhur bangsa Indonesia ada di saripati Pancasila, oleh karena itu, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita tidak mudah di pecah belah. Selain itu, kita juga bisa mengoptimalkan kekayaan alam yang dipercayakan kepada kita, sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk kemakmuran rakyat yang kita cintai bersama,” ujar Laksma Mulyatna.

Sebelumnya saat memimpin upacara bendera, Kadislitbangal menyampaikan pengarahan diantaranya, dalam menyikapi situasi tanah air yang bergejolak, kepada para prajurit dan PNS Dislitbangal agar selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga, mulai dari berangkat ke tempat kerja, selama di perjalanan begitu juga sebaliknya.

“Karena situasi di pusat kota yang sudah mulai kondusif, sesuai arahan pimpinan kita, bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi atau pendapat yang dijamin secara konstitusional, agar tidak melakukan tindakan yang bersifat merusak, anarkis, dan vandalisme,” tegasnya.

Kepada para prajurit dan PNS Dislitbangal dihimbau juga tidak mudah terprovokasi terhadap berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Kita sebagai bagian integral TNI dan sub sistem pemerintah harus pandai menjaga diri dan bijak dalam bermedsos.

“Jaga hati, jaga ego, dan jaga jari. Apabila menemukan sesuatu peristiwa diperjalanan atau di suatu tempat yang sifatnya hanya ingin tahu, jangan langsung disebarkan, kecuali untuk dokumentasi pribadi,” ungkap Kadislitbangal.

Sementara itu, kepada personel tidur dalam, agar standby di mess, dan siap apabila dimobilisasi setiap saat apabila negara membutuhkan. Sedangkan personel yang tidur di luar, agar menjaga diri dan keluarganya di kediaman masing-masing, dan membatasi kegiatan yang tidak perlu di luar rumah. (Yd).

Adv Banner

Komentar

Kolom Berita