Sinergi Pemprov Banten dan PKK: Gubernur Andra Soni Dorong Kesejahteraan Keluarga Lewat 10 Program Pokok

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat implementasi 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan PKK guna meningkatkan kesejahteraan keluarga di Provinsi Banten.

Banten48 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat implementasi 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan PKK guna meningkatkan kesejahteraan keluarga di Provinsi Banten.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-54 PKK Tingkat Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (16/9/2026).

​“Selamat Hari Kesatuan Gerak Ke-54 PKK. Sesuai dengan fungsinya, PKK merupakan benteng dalam mendidik keluarga, sekaligus menjadi unit terkecil dalam negara yang mempunyai peranan sangat penting,” ucap Gubernur Andra.

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra memaparkan sejumlah capaian program pembangunan Pemprov Banten yang secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan selaras dengan 10 Program Pokok PKK.

​“Tugas pemerintah adalah bagaimana kita bisa memenuhi apa yang menjadi harapan dari 10 Program Pokok PKK tersebut,” ujarnya.

​Ia memaparkan, tren ekonomi Provinsi Banten menunjukkan hasil yang sangat positif. Pada tahun 2025, ekonomi Banten tumbuh sebesar 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,79 persen. Memasuki triwulan II tahun 2026, ekonomi kembali tumbuh 5,49 persen. Menurutnya, hal ini menjadi modal optimisme untuk terus membangun kesejahteraan keluarga.

​Dari sektor pendidikan, Pemprov Banten telah menggulirkan Program Sekolah Gratis yang menjangkau 801 sekolah swasta setingkat SMA, SMK, dan Sekolah Kebutuhan Khusus (SKh/SKK) dengan penerima manfaat mencapai lebih dari 120.000 siswa. Selain itu, terdapat Program Sarjana Penggerak Desa (SPD) berupa bantuan pendidikan dan penunjang hidup yang menyentuh 1.238 desa melalui skema Bantuan Keuangan Desa.

​Untuk memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan keluarga, Pemprov Banten telah membangun 81 kilometer saluran irigasi dan membentuk 1.551 Koperasi Merah Putih. Sementara di bidang kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau lebih dari 6,6 juta warga Banten. Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus mencegah stunting.

​“Capaian pembangunan tersebut merupakan langkah awal dari sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antara Tim Penggerak PKK dan Perangkat Daerah Pemprov Banten. Tujuannya adalah mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya sebagai fondasi pembangunan daerah,” tambah Gubernur Andra. Ia juga berharap seluruh kader PKK Banten terus berinovasi dan berkontribusi nyata.

​Pada acara yang sama, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Ia mengingatkan bahwa peringatan HKG bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pemberdayaan keluarga.

​“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan masyarakat,” kata Tinawati.

​Menurutnya, keluarga memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa. Berdasarkan laporan tahunan PKK 2025, saat ini terdapat 91.600 kelembagaan TP PKK yang didukung oleh 2.079.639 kelompok PKK dan 6.364.671 kader relawan yang bekerja secara sukarela di tengah masyarakat.

​“Kekuatan jaringan yang luas ini perlu diiringi dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan kader agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

​Penyerahan Penghargaan dan Hadiah Lomba

Puncak HKG Ke-54 PKK Tingkat Provinsi Banten turut diwarnai dengan penyerahan penghargaan Adhi Bhakti dari TP PKK Pusat Tahun 2026 kepada para kader yang telah mengabdi. Penghargaan Adhi Bhakti Utama (pengabdian 25 tahun) diberikan kepada empat kader, Adhi Bhakti Madya (pengabdian 15 tahun) kepada sembilan kader, dan Adhi Bhakti Pratama (pengabdian 10 tahun) kepada tiga kader.

​Selain itu, Gubernur Andra menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka HKG Ke-54 PKK. Untuk kategori kabupaten, PKK Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, tampil luar biasa dengan menyapu bersih juara pertama pada lima cabang lomba, yakni Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, Gelari Pelangi, Aku Hatinya PKK, serta Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak.

​Sementara itu, untuk kategori kota, pemenang tersebar di beberapa wilayah. PKK Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, berhasil memenangi tiga cabang, yakni Lomba Tertib Administrasi, Aku Hatinya PKK, serta Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak. Selanjutnya, Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital dimenangi oleh Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, sedangkan Lomba Gelari Pelangi diraih oleh Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. (*/Yudhi).