Surabaya, Dialoguejakarta.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Pendampingan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) 2024 di Islamic Center Jawa Timur. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi pengelolaan zakat di kabupaten/kota se-Jawa Timur dan meningkatkan kualitas pelaporan IZN.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., yang hadir bersama timnya. Selain itu, turut hadir pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur dan perwakilan dari 10 Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa mengapresiasi capaian indeks zakat di Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya sinergi dan evaluasi rutin untuk memastikan seluruh kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kinerja pengelolaan zakat.
“Jawa Timur telah menunjukkan hasil yang baik dalam pelaporan IZN, namun peningkatan harus terus dilakukan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan penerimaan zakat dan transparansi di setiap daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menyoroti pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan LAZ untuk memperkuat tata kelola zakat. Ia juga memberikan arahan teknis terkait pengisian IZN guna memastikan setiap daerah dapat melaporkan data dengan akurat dan tepat waktu.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi BAZNAS Jawa Timur untuk memotret secara menyeluruh pelaksanaan zakat di wilayahnya. Evaluasi rutin seperti ini diharapkan dapat mendorong Jawa Timur menjadi contoh pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Dengan komitmen kuat dari seluruh pihak yang terlibat, pengelolaan zakat di Jawa Timur diharapkan dapat terus berkembang, mendukung pemberdayaan umat, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Jawa Timur.



























Komentar