Wagub Dimyati Dorong Festival Anak Saleh Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII yang digelar di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (30/9/2026). Acara ini dinilai menjadi momentum strategis untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap masjid sekaligus membentuk akhlak yang mulia.

Banten68 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII yang digelar di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (30/9/2026). Acara ini dinilai menjadi momentum strategis untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap masjid sekaligus membentuk akhlak yang mulia.

​Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten sekaligus Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

​Menurut Wagub Dimyati, festival ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan wadah silaturahmi dan pembinaan spiritual bagi anak-anak. Ia menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan edukasi masyarakat.

​”Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah. Apalagi kegiatannya berpusat di masjid yang memang berfungsi sebagai pusat pembinaan umat. Saya melihat potensi organisasi BKPRMI ini sangat baik untuk terus digerakkan,” ujar Dimyati.

​Ia berharap, ajang positif seperti FASI dapat berlangsung secara berkelanjutan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Acara ini dinilai efektif dalam merekatkan silaturahmi antargenerasi, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga para guru.

​Ketua BKPRMI Provinsi Banten Fahmi Hakim, menjelaskan bahwa FASI merupakan program strategis organisasi untuk membina anak-anak sejak usia dini. Pembinaan ini mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

​Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara ini, di antaranya tahfiz Al-Qur’an, mewarnai, azan, penceramah cilik, dan cerdas cermat.

​”Melalui FASI, BKPRMI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Qur’an,” ungkap Fahmi.

​Sementara itu, Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarok menambahkan, FASI merupakan kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi. Menyongsong usia setengah abad BKPRMI, Nanang melempar wacana agar Provinsi Banten dapat menjadi tuan rumah FASI tingkat nasional pada tahun depan.

​”Banten memiliki modal sosial dan basis masyarakat yang sangat mendukung. Kami berharap pembinaan remaja masjid ini terus diperkuat guna membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak mulia, dan berjiwa Qurani,” tutup Nanang. (*)