Gubernur Banten Andra Soni Wujudkan Hunian Layak bagi Warga

Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi tiga keluarga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Melalui program tersebut, warga kini dapat menempati hunian yang layak dan nyaman.

Banten83 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi tiga keluarga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Melalui program tersebut, warga kini dapat menempati hunian yang layak dan nyaman.

​Solehuddin (54), warga Kampung Garokgeg, Desa Cempaka, yang menjadi salah satu penerima manfaat, mengaku sangat bersyukur. Ia tidak menyangka dirinya yang tinggal di pelosok desa mendapat perhatian dari Gubernur Banten, sehingga ia bersama keempat anaknya kini bisa menempati rumah yang layak.

​”Selama ini kami tinggal di rumah ala kadarnya. Kalau panas kepanasan, kalau pas hujan bocor,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).

​Sebagai guru mengaji yang harus menanggung biaya pendidikan anak-anaknya, Soleh sebelumnya hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya. “Terima kasih, Pak Gubernur Andra Soni,” tuturnya.

​Di lokasi berbeda, Leli Nurhayati (34), warga Kampung Pacurendang, Desa Mandalasari, juga menerima bantuan serupa. Rumah warisan orang tuanya yang selama ini ia tempati sempat roboh.

​Leli mengaku kebingungan mencari biaya renovasi karena gaji suaminya yang bekerja sebagai kuli sapu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. “Di rumah yang lama itu, sebelum roboh, gentingnya sudah banyak yang jatuh, sehingga kalau hujan sering bocor,” ungkap ibu dua anak tersebut.

​Sementara itu, di Kampung Kaduhejo, Desa Sukasari, Rini Andriyani (39) tidak menyangka akan mendapatkan bantuan RTLH. Berprofesi sebagai buruh cuci, Rini yang harus menghidupi satu anak dan merawat ayahnya yang mengalami strok ringan ini sebelumnya mengaku hanya bisa pasrah pada keadaan. “Alhamdulillah. Terima kasih, Pak Gubernur Andra Soni,” ucapnya.

​Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program yang berdampak langsung pada masyarakat, salah satunya renovasi RTLH. Menurutnya, program ini terwujud berkat masukan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, ketua RW, dan pemuda setempat.

​”Ke depan, program seperti ini tentu akan terus kita tingkatkan secara berkelanjutan, baik oleh Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, maupun pemangku kepentingan lainnya,” tegas Andra. Ia berharap program ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

​Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten, Rahmat Rogianto, menambahkan bahwa program RTLH ini menyasar masyarakat pada desil 1 s.d 4, dengan prioritas utama pada desil 1 dan 2.

​”Program ini memprioritaskan masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Rahmat.
​Tahun ini, Pemprov Banten menargetkan 87 penerima manfaat RTLH, dengan 21 di antaranya berada di Kabupaten Pandeglang. Bantuan ini diberikan dalam bentuk renovasi total menjadi hunian berukuran 36 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dengan akses air bersih.

​”Kita menggunakan jenis rumah modular dengan komponen yang terstandar sehingga pembangunannya lebih efisien,” pungkasnya. (*/Yudhi).