Inovasi Motor Hidrogen Antarkan Tim Antasena ITS Juarai PLN ICE 2024

DialogNasional2638 Dilihat

Surabaya, Dialoguejakarta.com – Tim Antasena dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama dalam kategori Rancang Bangun Sepeda Motor Hidrogen pada kompetisi Perusahaan Listrik Negara Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE) 2024.

Kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai institusi di Indonesia untuk menciptakan inovasi di bidang ketenagalistrikan.

PLN ICE 2024 dilaksanakan di kantor pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Ketenagalistrikan di Jakarta dan menawarkan tiga kategori lomba.

Tim Antasena ITS berkompetisi di kategori Rancang Bangun Sepeda Motor Hidrogen, yang menilai berbagai aspek penting seperti teknis, implementasi, keamanan, serta desain ergonomis dari inovasi motor mereka.

Tim Antasena berhasil mengungguli 21 tim dari berbagai institusi ternama lainnya. Auliazqi Rarasati Najid, Manajer Non-Teknikal Tim Antasena, menjelaskan keunggulan produk mereka, Antasena Bike.

Motor ini dirancang dengan protokol keamanan berlapis, mencakup perlindungan kelistrikan, sistem hidrogen, serta ketahanan terhadap getaran dan guncangan.

“Teknologi ini dikembangkan untuk memberikan keamanan maksimal bagi pengendara dan menjaga performa kendaraan dalam berbagai kondisi,” ungkap Auliazqi, mahasiswi Departemen Teknik Instrumentasi ITS.

Selain itu, Antasena Bike dilengkapi dengan fitur pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pengendara untuk memantau kondisi motor secara real-time melalui aplikasi di ponsel pintar. Fitur ini meliputi jarak tempuh, sisa hidrogen, GPS, suhu sekitar, dan kelembaban.

Inovasi lainnya adalah Anodic Recirculation System yang meningkatkan efisiensi penggunaan hidrogen. Sistem ini memungkinkan hidrogen yang tersisa dari pembakaran di fuel cell untuk dialirkan kembali ke sistem, meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan. Dengan sistem manajemen energi pintar yang disesuaikan dengan kebutuhan pengendara, motor ini menawarkan performa optimal dan efisiensi yang luar biasa.

Keberhasilan Tim Antasena tak lepas dari dedikasi dan kerja keras mereka. Meskipun dihadapkan dengan tantangan waktu yang ketat untuk mengembangkan motor ini dalam dua bulan serta tuntutan akademik yang tinggi, semangat tim untuk terus maju semakin menguat. Tim ini berhasil meraih suara mayoritas dari sembilan dari sepuluh juri yang menilai mereka sebagai pemenang.

Auliazqi berharap kemenangan ini menjadi langkah awal bagi Tim Antasena untuk terus berinovasi dan memimpin pengembangan teknologi energi bersih, khususnya dalam sektor transportasi ramah lingkungan.

“Fewer Emissions Greater Vision adalah tagline kami yang mencerminkan komitmen dalam riset dan edukasi tentang transportasi yang lebih hijau,” tutupnya penuh optimisme.

Adv Banner

Komentar