Wagub Banten Dimyati: Zakat Jadi Ibadah dan Bentuk Kepedulian Sosial

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak masyarakat untuk memperkuat ibadah zakat sebagai wujud kepedulian sosial guna membantu sesama. Ia menekankan, pengelolaan zakat yang efektif dan tepat sasaran dapat memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Banten.

Banten41 Dilihat

BANTEN, dialoguejakarta.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak masyarakat untuk memperkuat ibadah zakat sebagai wujud kepedulian sosial guna membantu sesama. Ia menekankan, pengelolaan zakat yang efektif dan tepat sasaran dapat memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Banten.

​Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri acara Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) BAZNAS Provinsi Banten Tahun 2026 di Hotel Horison, Kabupaten Pandeglang, Selasa (29/9/2026).

​Menurutnya, zakat merupakan bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan sekaligus menjadi sarana menumbuhkan empati terhadap sesama. Oleh karena itu, literasi mengenai zakat perlu terus disosialisasikan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, tenaga pendidik, pemangku kepentingan, hingga jajaran pemerintahan.

​”Mengajak masyarakat berzakat juga merupakan bagian dari dakwah. Melalui ajakan tersebut, masyarakat didorong untuk saling berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

​Wagub Dimyati menambahkan, sosialisasi memegang peranan krusial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Hal ini berlaku baik bagi para muzaki (wajib zakat) maupun mustahik (penerima zakat).

​“Tugas kita adalah berdakwah, menyampaikan, dan mengajak,” tegas Wagub Dimyati.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah untuk menyalurkan dana umat. Manfaat tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pemberian beasiswa pendidikan dan bantuan sosial.

​Ke depan, Wagub Dimyati berharap pengelolaan zakat oleh BAZNAS dapat berjalan semakin efektif, efisien, dan transparan, sehingga penyalurannya memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
​Ia juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS agar potensi zakat dapat dioptimalkan secara maksimal.

​“Melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal, kita berharap hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Banten yang berkah, maju, dan sejahtera. Kita bersama-sama dengan BAZNAS membangun negeri, bangsa, dan Banten,” pungkasnya. (*)

Komentar