Heru: Eksistensi industri busana diharapkan dapat memajukan perekonomian Jakarta

DialogEkonomi361 Dilihat

Jakarta, dialoguejakarta.com – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap keberadaan industir busana dapat tingkatkan perekonomian Jakarta. Hal tersebut disampaikan Beliau saat hadiri Malam Anugerah JF3 Fashion Icon Awards 2023 yang diselenggarakan di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (21/7).

Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Heru mendampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki dan juga dihadiri Kepala Dinas  Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo serta Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

Pj. Gubernur Heru mengatakan, ia turut menyaksikan kegiatan Jakarta Fashion Food Festival atau disebut JF3 pada penyelenggaraan pertamanya 19 tahun lalu. “Waktu terus berlalu, saya masih ingat bahwa 19 tahun yang lalu adalah pertama kali diadakan JF3. Saat itu saya bertugas di Jakarta Utara dan Alhamdulillah kegiatannya terus berjalan hingga saat ini. Penyelenggaraan konsisten menghadirkan kegiatan yang syarat akan kemajuan industri busana,” ujar Pj. Gubernur Heru.

Pj. Gubernur Heru berharap, dengan adanya kegiatan JF3 yang terus konsisten diadakan setiap tahun, dapat turut memajukan industri busana dan menjadi salah satu instrumen dalam meningkatkan laju perekonomian Jakarta, terutama pascapandemi COVID-19.

“Semoga kegiatan ini tetap bisa berjalan terus, dan bisa membantu pertumbuhan laju ekonomi yang ada di Jakarta. Hal ini juga bisa membuat kita lebih menghargai industri busana. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara, apresiasi yang setinggi-tingginya telah menyelenggarakan JF3 setiap tahunnya,” tambah Pj. Gubernur Heru.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki turut serta mengapresiasi acara JF3 tersebut, karena dinilai mampu mendorong sektor industri busana agar terus berkembang.

“Ini bisa memajukan ide, gagasan, dan kualitas produk sebagai salah satu industri kreatif. Dalam membahas industri busana, sudah saatnya kita memperbaiki diri dalam meningkatkan kualitas di industri ini.  Saat ini pun sudah banyak brand lokal yang sudah berpacu di pasar global,” ungkap Menteri Teten.

Lebih lanjut, Menteri Teten juga mengimbau seluruh pelaku usaha industri kreatif untuk terus mengasah kreativitas, sehingga menghadirkan inovasi dalam berkarya dan hasilnya menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia, serta disegani oleh pasar global.

“Produk kita harus diperkuat untuk menguasai seluruh pasar, baik domestik dan global. Ini produk custom kita bisa menjadi nilai tambah untuk menciptakan kualitas produk massal  yang sesuai dengan permintaan pasar yang ramah lingkungan atau sustainable dan mengedepankan kualitas yang baik,” pungkas Menteri Teten.

Untuk diketahui, JF3 merupakan festival mode yang digelar rutin setiap tahun dan merupakan yang terbesar, berpengaruh, dan paling konsisten di Indonesia. Acara ini diinisiasi oleh PT Summarecon Agung, Tbk. dan secara resmi didukung oleh pemerintah, pelaku industri mode, dan telah melibatkan ratusan pengrajin, UMKM, serta desainer lokal berbakat, juga terkemuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *